Amalan Mahabbah Basmalah Untuk Menumbuhkan Simpati Terhadap Orang Lain

Ketika saya bertemu dengan guru agama itu, saya bertanya tentang munculnya “getaran” damai yang memancar dari wajahnya pad a saat saya mendekati dia dalam kasus tabrakan itu. Saya bertanya, “Apakah bapak mengamalkan doa-doa tertentu secara istiqamah?”

Sambil tersipu malu, ia mengiyakan pertanyaan saya. Guru agama itu mengaku mengamalkan ilmu yang disebut mahabbah basmalah, suatu ilmu dari jalur Jawa Kewalian atau Jawa Islam yang bertujuan menumbuhkan simpati terhadap orang lain, baik secara khusus (pribadi) maupun umum.

Sayangnya, saat saya meminta ilmu tersebut, Pak guru agama itu menyarankan saya untuk meminta ijazah langsung kepada gurunya. Namun, hal itu justru ada hikmahnya karena guru yang dimaksud itu adalah orang yang sudah saya kenaI baik. Bahkan, saya pun pernah menerima ijazah dari beliau dan dia pun tetangga desa saya, hanya sekitar sembilan kilometer dari rumah saya.

Pertemuan dengan guru agama itu menyimpulkan bahwa mahabbah atau pelet itu bukan hanya untuk urusan asmara. Pelet dilihat dari sisi yang positif juga bisa dikategorikan sebagai ilmu untuk keselematan dari bahaya. Pancaran simpati dari energi ilmu tersebut dapat meredam emosi dan orang yang biasanya mengamuk pun dapat mendadak berubah menjadi baik-baik saja.

Hikmah dari kejadian tersebut, saya mendapatkan ilmu baru dari gurunya Pak guru yang menabrak saya, yaitu H.
Hasan Ghozali. Bahkan, beliau mengizinkan memublikasikan ilmu tersebut di dalam artikelĀ ini.

tasbih-karomah

Cara Mengamalkan Mahabbah Basmalah

Bismillahir rahmanir rahiim.
Bis asih
Mil melu mulyane asih
Allah purbane asih
Arrahman kang gawe asih marang aku
Arrahiim kang paring asih si jabang bayine wong sak
buwono maring aku
Asih, asih, asih sa king kersane Allah
La ilaha ilIallah Muhammad Rasulullah

Untuk menguasai ilmu ini, disarankan puasa mutih dengan meninggalkan makanan yang mengandung ruh (daging, telur, dan sebagainya) atau yang terbuat dari bahan itu. Pada malam yang terakhir, atau malam Jumat, hendaknya tidak makan atau minum, tetapi diperbolehkan tidur. Ilmu ini dapat digunakan untuk seseorang yang dituju, tetapi oleh sang guru belum diizinkan untuk ditulis secara terbuka. Mohon maklum.

Menurut guru yang memberikan ijazah ilmu ini kepada saya, jika ilmu ini diamalkan secara benar sesuai aturan yang berlaku dari asal-muasal yang memberikan ilmu dan diasah secara tekun (istiqamah), nilai yang terkandung di dalamnya jauh lebih bermanfaat daripada ilmu kesaktian. Ilmu pelet atau biasa disebut mahabbah dapat menumbuhkan asih atau kasih sayang.

Oleh karena itu, mudah-mudahan, orang yang memilikinya selamat dari gangguan yang bersifat fisik, misalnya orang marah yang tiba-tiba mengajak damai, termasuk komunikasi yang lebih nyaman karena tumbuhnya kasih sayang pada orang-orang yang dihadapinya.